Calang Menyediakan Kopi Enak, Merlen Coffee

Table of Contents

Di pesisir barat Aceh Jaya - Provinsi Aceh, terselip sebuah kota kecil yang menyimpan kisah kebangkitan luar biasa. Dialah Kota Calang, ibu kota Kabupaten Aceh Jaya. Dahulu, kota ini nyaris rata dengan tanah dihantam tsunami 2004. Kini, Calang menjelma menjadi permukiman yang bersih, tenang, dan asri dengan deretan pohon cemara laut melambai di sepanjang jalan. Udaranya panas, khas pesisir, tetapi hembusan angin laut membuat kota ini terasa damai. Seperti kebiasaan masyarakat Aceh lainnya, tradisi ngopi bukan sekadar gaya hidup, melainkan nadi keseharian masyarakatnya—sebuah ritual yang diwariskan turun-temurun.


Sebelum membahas kopi, ada baiknya menyusuri sejenak pesona wisata di sekitar Kota Calang. Pantai Panorama Calang memiliki Pasir Putih yang menjadi primadona dengan pasirnya yang lembut dan air biru jernih, cocok untuk melepas penat sambil menikmati kelapa muda. Sedikit bergerak ke arah Krueng Sabee, Pantai Kuala Merisi menawarkan panorama matahari terbenam yang dramatis, lengkap dengan deretan perahu nelayan yang berwarna-warni. 


Bagi yang ingin menyelami sejarah, Monumen Tsunami Calang dan bekas mobil rusak ditempel di monumen Tsunami Calang menjadi saksi bisu keganasan alam sekaligus simbol ketangguhan warga Calang. Semua destinasi ini saling terhubung dalam jarak tempuh singkat, menjadikan Calang sebagai tempat persinggahan yang menenangkan.


Setelah berkeliling, rasa lelah paling pas dituntaskan di kedai kopi setempat. Salah satu tempat yang wajib disambangi adalah Merlen Coffe. Cafe sederhana ini tak menawarkan kemewahan, justru di situlah letak pesonanya. Berada di Jl. Teuku Umar, Merlen Coffee selalu ramai oleh warga lokal yang duduk di bangku plastik hitam, berbincang dalam bahasa Aceh yang hangat. Aroma biji Kopi Arabika Gayo yang diolah dengan tangan terampil langsung wanginya menyergap begitu kita melangkah masuk. Menambah selera bang konsumen yang datang. 


Dari semua menu, rekomendasi tertinggi jatuh pada Sanger Espresso Dingin. Jangan tertukar dengan es kopi susu biasa. Minuman ini diracik dengan mesin dari biji Kopi Arabika pilihan, lalu dicampur susu kental manis, dikocok dengan es batu hingga berselimut busa halus. Hasilnya adalah paduan sempurna: kuatnya karakter kopi Aceh yang earthy berpadu dengan manis legit susu yang tak berlebihan, menciptakan sensasi segar berkafein yang membangunkan semangat. Tenggorokan serasa dingin, tetapi aroma kopinya tetap menusuk hangat. Di bawah terik Kota Calang, menyeruput Sanger Espresso Dingin sambil memandang lalu lalang orang dengan kesibukannya adalah kenikmatan tersendiri.


Kota Calang bukan sekadar kota transit menuju Banda Aceh atau Meulaboh. Ia adalah tempat di mana trauma Tsunami berubah menjadi ketenangan, dan kesederhanaan kota menjadi ciri khas yang tak terlupakan. Singgahlah, nikmati pantainya, dan tutup perjalanan dengan segelas Sanger Espresso Dingin di Merlen Coffee. Dijamin, kenangan ini akan sampai kepada teman Anda yang membahas Kota Calang. 

Posting Komentar