Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menanggapi Pro - Kontra Pernyataan Gus Muwafiq Tentang Nabi Muhammad SAW

Saat ini sedang ramai pembicaraan mengenai Gus Muwafiq yang dianggap telah menistakan Nabi Muhammad SAW.

Kalimat yang menjadi perdebatan dari Gus Muwafiq yaitu membahas Nabi Muhammad SAW saat kecil "Rambas" saat dititipkan di Kakeknya. 

Rembes itu sendiri dalam bahasa Jawa artinya punya ingus yang keluar dari hidungnya seperti anak kecil pada umumnya. 

Nabi Muhammad SAW
Kalimat ini muncul setelah banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh kaum milenial (santri dia) yang bertanya mengenai masa kecil Nabi Muhammad SAW.

Setelah mendengar dan menyaksikan ceramahnya tersebut, sontak Umat Islam banyak yang pro dan kontra mengenai pernyataannya tersebut.


Menanggapi reaksi umat Islam yang merasa tersinggung dengan pernyataan tersebut, Gus muwafiq sendiri telah mengupload video permintaan maaf kepada umat Islam yang merasa tersinggung. 

Dalam cuplikan dari video tersebut adalah sebagai berikut "Dengan senang hati saya banyak diingatkan oleh Kaum Muslimin dan warga bangsa Indonesia yang begitu cinta sama Rasulullah. Saya sangat mencintai Rasulullah.  Siapa pun Kaum Muslimin yang tidak ingin Rasulullah." 

"Akan tetapi saya sampaikan kemarin kalimat itu di Purwodadi, sesungguhnya adalah itulah tentang kita hari ini. Bahwa milenial hari ini selalu berdiskusi dengan saya tentang dua hal tersebut. Saya yakin dengan seyakin-yakinnya Nur Muhammad itu memancarkan sinar. Akan tetapi generasi sekarang banyak bertanya, apakah sinarnya seperti sinar lampu. Dan semakin jauh semakin tidak ada juntrungannya." 

"Lantas kemudian terkait dengan kalimat rembes, rembes itu adalah bahasa Jawa artinya punya umbel tidak ada lain. Bahasa saya rembes itu umbulan itu, ini terkait juga dengan pernyataan biasanya, apakah anak yang ikut dengan kakeknya inikan akan bersih. Karena kakek saking cintanya sama cucunya sampai kadang apa-apa juga boleh. Itu saja yang sebenarnya."

"Alhamdulillah, saya ingatkan. terimakasih. Dan demi Allah tidak ada sedikit pun saya menghina Rasulullah. Saya dari kecil didik untuk menghargai Rasulullah. Ini bukan masalah keyakinan, ini tantangan. Kita sering ditantang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan milenial yang kadang kita sendiri sudah nggak tahu jawabannya karena mereka sudah enggak percaya dengan jawaban-jawaban kita." 

"Untuk seluruh Kaum Muslimin di Indonesia, apabila kalimat ini terlalu lancang, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada maksud menghina. Mungkin hanya inilah cara Allah menegur agar ada lebih adab terhadap Rasulullah dengan kalimat-kalimat yang sebenarnya sederhana. Tetapi, beberapa orang yang menganggap ini kalimat yang cukup berat. Kepada seluruh kaum muslimin, saya mohon maaf. Wassalamualaikum warahmatullah barakatuh."

Setelah mencari beberap informasi, sebetulnya siapa sih Gus Muwafiq ini? Oya cari tahu lah mukjizat Nabi Muhammad itu apa ya? Itu lah pertanyaan saya saat membaca beberapa informasi terkait kagaduhan tersebut. 

Gus Muwafiq nama lengkapnya adalah Kyai Haji Ahmad Muwafiq atau dikenal dengan Kyai Muwafiq atau Gus Muwafiq.

Gus muwafiq lahir di Lamongan, 2 Maret 1974 (berusia 45 tahun). Merupakan salah satu ulama Nahdlatul Ulama (NU) yang kini di tinggal di Sleman - Yogyakarta. 

Gus Muwafiq memiliki ciri khas yaitu berambut panjang kemudian suka mengenakan peci hitam tinggi (seperti peci zaman kesultanan dulu).

Gus Muwafiq dikenal sebagai kyai dengan pemahaman sejarah yang cukup baik, mulai dari sejarah peradaban manusia sampai dengan sejarah Agama Islam.

Suaranya lantang saat berceramah, sejak muda dikenal sebagai seorang orator handal saat kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) - Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Gus Muwafiq saat ini menjadi salah satu pengasuh pondok pesantren di Sleman Yogyakarta, selain dari pada itu sibuk mengisi ceramah rutin ceramah di berbagai daerah di Indonesia.

Setelah dibolak-balik informasi dan video ceramahnya memang cenderung fulgar dan dapat menyinggung perasaan Umat Islam yang sangat cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan beberapa referensi Nabi Muhammad SAW memang memiliki mukjizat yang luar biasa, tidak dapat disamakan dengan orang-orang pada umumnya.

Gus Muwafiq
Bahkan seorang Pastur pun sudah meyakini isi Injilnya, bahwa jika ada orang yang dilindungi oleh awan maka ia adalah nabi akhir zaman. 

Dari satu hal tersebut saja sudah terbukti bahwa Beliau memiliki mukjizat yang luar biasa. Otomatis masih banyak lagi keistimewaan lain yang jauh berbeda daripada manusia pada umumnya.

Seperti yang kita ketahui mukjizat terbesar dari Nabi Muhammad SAW yaitu penerima firman Allah SWT yaotu Al-Quran. Selain daripada Al-Quran Nabi Muhammad SAW juga mampu melakukan Isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. 

Kemudian Mikraj dari Baitul Maqdis ke Sidratul Muntaha menerima perintah Allah untuk melaksanakan shalat lima waktu dalam hitungan sehari - semalam.

Apabila dikaji lebih dalam mengenai mukjizat yang dimiliki oleh Rasulullah SAW menurut Kitab Syarafil Musthofa karangan dari Abu sa'ad Nisaburi .

Rasulullah memiliki 60 mukjizat mulai dari fisik sampai dengan adab-adab yang Beliau lakukan agar menjadi tauladan bagi umatnya.

Selain itu di dalam Al-Quran yang telah Allah turunkan kepadanya, terdapat 60.000 mukjizat yang sangat bermanfaat bagi umat manusia jika dipelajari dan diamalkan.

Otomatis pernyataan dari Gus Muwafiq terbantahkan dengan fakta-fakta tersebut. 

Hal ini mengundang reaksi keras dari FPI (Front Pembela Islam) yang melayangkan laporan kepada pihak kepolisian atas ceramah Gus Muwafiq. 

Laporan FPI ditolak oleh pihak kepolisian karena dianggap dokumen yang diajukan tidak lengkap. 

Kalaupun laporan ataupun reaksi Umat Islam yang tidak dapat menerima pernyataan Gus Muwafiq ditolak, kita doakan saja supaya Allah SWT membukakan pintu maaf dan meluruskan perkataan serta perbuatan para ulama kita.

Pihak Gus Muwafiq pun telah melakukan permintaan maaf kepada Umat Islam yang merasa tersinggung. Jangan sampai hal ini diperpanjang sehingga memperlebar jurang ukuwah Islamiah antar Umat Islam.

Jangan diperpanjang, apalagi sampai saling membenci. Umat Islam satu sama lain saling memojokan, padahal mereka yang tidak senang dengan kita tertawa puas dengan tindakan yang tidak terpuji tersebut.

Kita pun dapat mengambil hikmah bahwa Allah SWT itu mudah sekali membolak-balikan hati, membengkokan lidah kita, dan membuka aib setiap umatnya.


Dari sini semua jelaslah manusia hanya berikhtiar di jalan Allah SWT, Allah lah yang menentukan. Jangan membenci orangnya, namun benci lah sifatnya. Doakan dia agar Allah merubah sifat tersebut karena Dia lah pemilik dari sifat tersebut.

Jangan lihat fisiknya, namun lihatlah ilmu yang disampaikan. Jika kita hanya terpaku kepada fisik atau sesuatu yang kasat mata maka pandangan kita akan sempit dan subjektif. 

Jangan lihat penampilan atau alur kehidupannya, mungkin kita akan kecewa saat idola kita jatuh sakit atau bercerai. Namun kembali lagi kepada ilmu yang disampaikan sama beliau jika sudah sesuai dengan ajaran Islam (sesuai Al-Quran & Hadis), maka itu layak kita ikuti dan amalkan

Selamat berikhtiar, terimakasih Gus Muwafiq mengingatkan kami akan pentingnya mempelajari Sejarah Islam lebih dalam (termasuk profil Nabi Muhammad SAW).

Post a Comment for "Menanggapi Pro - Kontra Pernyataan Gus Muwafiq Tentang Nabi Muhammad SAW "

Berlangganan