Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sabang Sampai Merauke Harga Mati

Selamat hari pahlawan yang ke 72 semoga Indonesia lebih baik lagi. Arti sempit pahlawan yaitu mereka yang berani mengorbankan jiwa dan raga untuk memperjuangkan kemerdekaan republik Indonesia melawan penjajah.

Arti pahlawan saat ini sangat luas, pengorbanan jiwa dan raga melawan penjajah saat ini jarang kita temukan sehingga setiap orang memiliki persepsi masing-masing mengenai pahlawan itu sendiri. Bagi penulis sendiri pahlawan saat ini diwakili oleh dua kata yaitu orang baik.
Bendera Merah Putih 
Orang baik ini penulis batasi yaitu mereka yang memiliki kontribusi positif terhadap masyarakat luas. Contoh pahlawan di sekeliling kita saat ini adalah mereka yang membuang sampah pada tempatnya atau dalam jabatan yang ia emban tidak melakukan korupsi.

Contoh pahlawan lain dalam keluarga yaitu seorang suami/istri yang bekerja untuk keluarganya dengan jalan yang halal, memberi contoh yang baik, tidak mudah terprovokasi, tidak menebar kebencian, dapat menjaga kerukunan dengan tetangga dan lingkungannya.

Sosok pahlawan sampai kapanpun akan tetap dinanti. Kondisi ideal yang kita harapkan adalah munculnya pahlawan-pahlawan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara tanpa harus mengorbankan jiwa dan raga seperti pada saat penjajahan dulu. Namun tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak tertentu yang menginginkan munculnya pahlawan-pahlawan baru yang mengorbankan jiwa dan raga demi tujuan tertentu. 

Hal yang sedang santer-santernya saat ini yaitu aktivitas Organisasi Papua merdeka (OPM), kurang lebih 1,300 orang di Papua disandra oleh mereka. Tindakan tersebut mereka mereka lakukan untuk mendapatkan perhatian Indonesia dan dunia internasional bahwa mereka betul-betul eksis dan ingin memisahkan diri dari Indonesia.

Tindakan ini jelas merupakan kegiatan separatis yang harus segera diselesaikan karena mengancam kedaulatan republik Indonesia. Sejarah kelam keluarnya Timor Leste dari Indonesia jangan sampai terulang lagi ---- Jangan sampe lagu dari Dari Sabang sampai Merauke tidak dilakukan lagi oleh anak cucu kita. Para aktivis bilang bahwa NKRI harga mati, begitu juga dengan Sabang sampai Merauke harus menjadi harga mati untuk mempertahankannya.

Seperti kita ketahui bahwa tahun 2018 kita akan melakukan pemilihan kepala daerah, dan tahun 2019 kita akan melakukan pemilihan presiden. Kegiatan ini mungkin akan dimanfaatkan oleh OPM untuk melakukan kampanye di Papua untuk mendapatkan perhatian khusus. Tindakan ini tentunya butuh perhatian dan penanganan khusus dari pemerintah yang didukung oleh masyarakat.

Pemerintah harus segera melakukan penyelesaian dengan mengirimkan aparat keamanan ke sana, apabila dibutuhkan masyarakat pun harus bahu-membahu membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut secara langsung.

Sebelumnya kita menyuarakan kepada pemerintah harus membantu saudara kita di Rohingnya, saat ini giliran kita sendiri harus membantu saudara kita yang ada di Papua. Tentunya masalah ini tidaklah mudah untuk diselesaikan karena berbagai faktor dan motif ada dibelakangnya, apakah itu pihak tertentu yang berasal dari dalam negeri itu sendiri untuk kegiatan politik dan menjadi pahlawan atau memang ada pihak luar yang ingin merongrong kedaulatan republik Indonesia. 

Siapa pun pihak yang terlibat harus segera diselesaikan dan kedaulatan NKRI harus dipertahankan. Mari kita mendukung pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan OPM di Papua yang segera harus diselesaikan, penulis sendiri sedang menunggu realisasi dari organisasi kemasyarakatan yang sangat kencang menyuarakan kedaulatan republik Indonesia untuk merealisasikan ucapannya tersebut untuk membantu pemerintah berada di garda paling depan menyelesaikan permasalahan OPM. Sekali lagi mari bersama-sama menjaga kedaulatan republik Indonesia, NKRI harga mati, Sabang sampai Merauke harga mati.

#NKRIhargaMati #SabangSampaiMeraukeHargaMati

Post a Comment for "Sabang Sampai Merauke Harga Mati"

Berlangganan