Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Berlapang Dada dalam Menyikapi Dampak Globalisasi yang Kita Rasakan Saat ini

Globalisasi saat ini sedang kita nikmati, setiap detik-setiap menit kita dapat menjelajahi dunia dengan berbagai media dan teknologi yang tersedia. Smartphone dan social media merupakan jembatan untuk mendapatkannya.

Cukup hanya menggerkan ibu jarimu maka dunia dan isinya akan engkau dapatkan, mudah bukan? Pastinya kembali lagi kepada niat kita masing-masing loh, cukup dua pilihan kok. Jalur positif atau jalur negatif....hmmm atau sesekali mampir dech!

Ilustrasi dampak positif dan negatif globalisasi
Mulai dari iPhone sampai Advance, mulai dari Facebook sampai MiChat --- semua menjadi menu kita sehari-hari. Ibarat mata pisau, apabila dipegang oleh Sang Koki maka akan menghasilkan sebuah menu yang enak dan estetika yang luar biasa. Sedangkan apabila dipegang oleh Sang Penjahat, dapat melukai orang bahkan menghilangkan nyawa sekalipun.

Berbicara dampak negatif dari globalisasi yang lagi trend saat ini yaitu Hoax (berita bohon/fitnah). Hoax digunakan oleh orang tertentu untuk menyerang lawannya, akan tumbuh dan berkembang oleh mereka yang rendah pemahamannya, dan ujung-ujungnya terjadi adu domba di kalangan masyarakat. Sang Sutradara senang, film "Tom and Jerry" laku di pasar dan menjadi tontonan menarik.

Cukup-cukup lah "Tom and Jerry" hanya ada di film, kita jangan jadi pelakunya. Pengendalian diri saat ini sangat penting, untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul di akhir zaman. Jadilah seseorang yang dewasa dan lapang dada dalam menyikapi segala sesuatu. 

Transfaransi informasi dan teknologi
Terdapat 7 faktor yang dapat melapangkan dada kita dalam menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi:

Berpegang teguh dan mengamalkan Agama, perkuat cayaha Tuhan (Allah SWT) di dalam hati kita sehingga segala jenis kegelapan dapat diterangi oleh Nya. 
  • "Cukuplah hanya Allah yang menjadi penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung." (QS. Ali Imron [3]: 173).
  • Selalu mengingat Allah SWT, "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram." (QS. Ar-Ra'd [13]: 28).
  • Ridha dengan takdir Allah SWT. "Allah menghapus dan menetapkan apa yang Dia kehendaki." (QS. Ar-Ra'd [13]: 39). 
  • Meninggalkan segala jenis maksiat. 
  • Merasa puas dengan rezeki yang ada (qana'ah). 
  • Membaca Al-Quran, menghayati maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 
  • Berteman dengan orang-orang shaleh dan mencintai mereka karena Allah SWT. (Syamsul Rijal Hamid, Jalan Meraih Ketenangan Batin). 
Semoga 7 langkah di atas dapat kita lakukan untuk menjadi seorang yang dewasa dan lapang dada di akhir zaman. Segala sesuatu yang terjadi saat ini dapat dicerna dengan pikiran jernih dan jiwa yang tenang, sehingga menciptakan solusi yang tepat, adil dan bijaksana.

Post a Comment for "Berlapang Dada dalam Menyikapi Dampak Globalisasi yang Kita Rasakan Saat ini"

Berlangganan